MEMAHAMI WIBAWA


Langkah-Meningkatkan-Wibawa

Kehadiran fisik guru sudah mampu menjadi bahasa tersendiri, yakni bahasa peraturan. Fisik guru itu telah mampu berbicara kepada anak-anak dan mengingatkan mereka tentang apa yang boleh diperbuat dan apa yang tidak boleh dilakukan. Guru itu tidak perlu memperlihatkan wajah marah untuk mengingatkan anak-anak.

Guru yang berwibawa tidak perlu mengeluarkan banyak energy untuk menegur anak. Ia juga tidak perlu mengeluarkan suara kers untuk menyuruh anak pindah dari tempat bermain yang membahayakan. Ia hanya membutuhkan satu senyuman dan satu kalimat yang diucapkan dengan pelan saja. Bahkan, kadang-kadang guru yang berwibawa tidak perlu satu senyuman atau satu kalimat pun. Kehadiran fisik mereka sudah mampu mengembalikan suasana penuh pelanggaran menjadi kondisi yang penuh ketaatan pada peraturan.

Jadi, semakin tinggi wibawa seorang guru di mata para siswa, semakin ringanlah pekerjaannya. Dia tidak perlu lagi berteriak-teriak ketika siswanya membuat gaduh. Cukup dengan menghadirkan dirinya di hadapan siswa-siswanya yang melakukan pelanggaran, siswa-siswa itu akan berhenti dengan sendirinya.

Untuk membuat siswa-siswanya mengikuti kemauannya, ia bisa melakukannya dengan lembut atau keras. Pahitnya, jika terlalu lembut ia tidak akan digubris. Sebaliknya, jika ia bersikap keras, siswa-siswanya tidak akan menyukainya. Lembut tak digubris, keras tak disuka. Itulah yang bisa dialami oleh guru yang kurang atau tidak berwibawa di hadapan siswa-siswanya. Belum lagi komentar yang mungkin datang dari wali siswa atas kinerjanya yang semakin memojokkan dirinya.

Munculnya wibawa dapat berupa hal berikut :

  • Karisma

Karisma biasanya berkaitan dengan hal-hal yang melekat pada pribadi seseorang, seperti postur tubuh, bentuk wajah, gaya bicara, tatapan mata, sampai cara berjalan. Karisma memiliki sifat-sifat yang sama dengan magnet. Karisma adalah keistimewaan yang bersifat pribadi yang berbentuk daya pikat dan pesona yang dimiliki seseorang untuk membuat orang lain tertarik dan terpengaruh. Seorang guru yang karismatik akan menghadirkan pengalaman unik bagi para siswa sehingga hatinya merasa tertawan. Walau bagaimanapun, penampilan fisik seseorang memiliki pengaruh terhadap kewibawannya.

  • Performa

Perkara yang dapat meningkatkan wibawa seseorang adalah performa, yaitu kebiasaan yang lahir dari standard dan plan kerja yang dimiliki oleh guru. Dibandingkan dengan karisma, performa lebih mudah dipelajari dan dibentuk karena tidak terkait dengan hal-hal yang sifatnya bawaan. Guru yang cerdas dan selalu bisa mengatasi persoalan akan terlihat lebih berwibawa daripada gutu yang terlihat gagap dan jarang member solusi terhadap suatu masalah. Performa yang baik adalah daya pikat seseorang dalam menawan hati orang lain dengan prestasi kerja yang bagus. Siswa akan menganggap guru yang cerdas dan selalu mampu member solusi terhadap kesulitan siswa, memiliki performa yang bagus. Hal yang terpeting dari performa adalah konsistensi. Kinerja yang bagus harus ditampilkan secara terus-menerus di setiap waktu dan keadaan.

Sikap galak guru biasanya muncul karena ia mencoba menutupi kekurngan, baik kekurangan pribadinya sendiri maupun system di sekolahnya. Jika sikap galak ini dapat memberikan rasa takut kepada para siswwa, mungkin masih lumayan. Lebih parah lagi jika sikap galak tersebut tidak mampu melahirkan rasa takut atau rasa hormat sedikitpun. Jadi percayalah bahwa dengan bersikap galak, seorang guru belum tentu tampak berwibawa. Efek dari sikap galak adalah sikap hormat semu atau rasa takut semata. Sebaliknya, penghormatan yang tulus dan sebenarnya hanya akan terlahir dari pengakuan para siswa terhadap kelebihan gurunya, baik kelebihan secara lahir dari karisma, maupun performa yang dimilikinya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: