KOPERASI


KOPERASI INDONESIA3

Koperasi Salah Satu Pilar Ekonomi

Pengertian Koperasi

Koperasi berasal dari kata co-opera-tion. Cooperation berasal dari dua suku kata yaitu co dan operation. Co memiliki arti bersama-sama dan operation artinya bekerja. Dari asal katanya, koperasi dapat diartikan sebagai usaha bersama dari sekumpulan orang yang mempunyai kesamaan kepentingan untuk meningkatkan kesejahteraan. Menurut Drs. Mohammad Hatta, koperasi merupakan usahabersama yang kegiatan usahanya di bisang ekonomi yang beranggotakan masyarakat ekonomi lemah dan cara bergabungnya secara sukarela denbgan tujuan untuk memenuhi kebutuhan angotanya. Berdasarkan undang-undang nomor 25 tentang perkoprasian, koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang seorang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan atas asas kekeluargaan.

Sebagai sebuah unit usaha bersama, koperasi memiliki dua aspek yang merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan. Aspek tersebbut adalah :

  • Aspek sosial
  • Aspek ekonomi

Prinsip-Prinsip Koperasi

Dalam undang-undang no. 25 tahun 1992 dijelaskan tentang prinsip-prinsip koperasi. Menurut undang-undang tersebut, prinsip-prinsip koperasi sebagai berikut :

  • Keanggotaan bersifat sukarela dan terbuka
  • Pengelolaan diselenggarakan secara demokratis
  • Pembagian SHU dilakukan sesuai besarnya jasa tiap-tiap anggota
  • Pemberian batas jasa terbatas pada modal (bunga modal)
  • Kemandirian

Landasan Koperasi

Di dalam undang-undang perkoperasian dinyatakan bahwa landasan koperasi adalah Pancasila (landasan idiil), undang-undang dasar 1945 (ladasan struktural), undang-undang no 25 tahun 1992 (landasan operasional) dan asas kekeluargaan

Unsur-Unsur Koperasi

Sumber Modal Koperasi

Modal adalah segala sesuatu yang dibutuhkan setiap badan usaha untuk menjalankan usahanya. Pada prinsipnya, modal kopperasi dapat diperoleh dari :

  • Modal sendiri

Simpanan pokok, simpanan wajib, dana cadangan, hibah

  • Modal pinjaman

Modal pinjaman diperoleh dari anggota, koperasi lainnya, bank dan lembaga keuangan lainnya, penerbitan obligasi, dan sumber lainnya

  • Modal penyertaan

Modal penyertaan adalah modal yang berasal dari penanaman modal (investasi) pemerintah atau swasta bukan anggota.

Keanggotaan Koperasi

Secara umum, anggota koperasi merupakan pemilik sekaligus pengguna jasa koperasi. Setiap anggota yang terdaftar dicatat dalam sebuah buku daftar anggota. Menurut undang-undang perkoperasia, setiap warga negara Indonesia yang memiliki kemampuan melakukan tindakan hukum atau koperasi berhak menjadi anggota koperasi. Anggota koperasi memiliki kewajiban dan hak masing-masing. Kewajiban dari anggota koperasi adalah :

  • Setiap anggota berkewajiban untuk mematuhi AD/ART
  • Ikut berperan aktif dalam kegiatan usaha yang dilakukan koperasi
  • Mengembangkan dan memelihara kebersamaan di antara anggota berdasarkan asas kekeluargaan
  • Setiap nggota memiliki hak antara lain :
  • Menghadiri rapat, mengeluarkan pendapat
  • Memilih atau dipilih menjadi pengurus koperasi
  • Mengajukan permintaan kepada pengurus untuk mengadakan rapat anggota sesuai AD
  • Memberikan pendapatnya kepadad pengurus koperasi
  • Memanfaatkan keberadaan koperasi dalam memnuhi kebutuhan
  • Memperoleh laporan kinerja koperasi menurut AD

Perangkat Organisasi Koperasi

Berdasrkan undang-undang perkoperasian disebutkan bahwa perangkat perkoperasian terdiri atas :

  • Rapat anggota

Rapat anggota bagi koperasi merupakan suatu wadah untuk menampung aspirasi anggota koperasi. Selain itu,rapat anggota adalah pemegang kekuasaan tertinggi. Demikian, segala kebijakan menyangkut koperasi harus dibicarakan dalam rapat anggota dan disetujui oleh anggota.

  • Pengurus

Menurut undang-undang perkopeerasian, pengurus koperasi dipilih dari anggota dalam rapat anggota. Artinya, pengurus menjadi pemegang kekuasaan rapat anggota. Oleh karena itu, pengurus bertanggung jawab pada rapat anggota bukan kepada pengawas koperasi. Pengurus koperasi dalam mengelola badan usaha ini memiliki tugas dan wewenang sebagaimana ditetapkan dalam AD. Tidak selamanya pengurus koperasi menjalankan kegitan usahanya sendiri. Pengurus dapat mengangkat pengelola koperasi sebagai bentuk profesionalisme.

  • Pengawas

Pengawas koperasi dipilih daari dan oleh anggota dalam rapat anggota. Denngan demikian, pengawas bertanggung jawab kepada rapat anggota.

Jenis Dan Tingkatan Koperasi

Jenis-Jenis Koperasi

Berdasrkan unit usahanya koperasi dapat dibedakan menjadi beberapa macam. Bentuk-bentuk koperasi dapat dijelaskan sebagai berikut :

  • Koperasi konsumsi.

Koperasi konsumsi ini bertujuan untuk membantu, mendidik, dan melayani anggota melalui penyediaan barnag dan jasa.

  • Koperasi produksi

Koperasi ini umumnya beraggotakan para pelaku UKM. Peran serta pelaku UKM inilah yang menjadi motor penggerak bagi terciptanya koperasi produksi. Tidak hanya penyediaan bahan baku saja, koperasi ini juga berusaha membantu pemasaran produk yang dihasilkan anggotanya sehingga harganya menjadi stabil.

  • Koperasi simpan pinjam

Operasi simpan pinjam merupakan suabuah unit usaha yang dibentuk untuk membantu anggota dalam hal keuangan. Kegiatan usahanya dapat berupa pelayanan penerimaan simpanan atau tabungan maupun pinjaman dana dengan bunga ringan.

  • Koperasi jasa
  • Koperasi serba usaha

Koperasi ini meruapakn unit usaha yang kegiatannya meliputi semua bidang ekonomi, sperti konsumsi, produksi, simpan pinjam, dan jasa. Sekarang jenis koperasi ini banyak dikembangkan di tengah-tengah masyarakat. Koperasi unit desa (KUD) merupakan salah satu contoh unit usaha yang paling mudah kau temui.

Tingkatan Koperasi

Koperasi dapat dibedakan menjadi beberapa ringkatan sebagai berikut :

  • Koperasi primer

Koperasi primer adalah sebuah koperasi yang beranggotakan paling sedikit 20 orang dalam satu wilayah atau lingkup kerja yang memiliki kepentingan ekonomi yang sama.

  • Koperasi sekunder

Koperasi sekunder dibentuk oleh dan bernggotakan beberapa koperasi.

Peranan Koperasi Dalam Perekonomian

Fungsi Koperasi

  • Membangun dan mengembangkan potensi dan kemampuan ekonomi anggota khususnya dan masyarakat umumnya
  • Mengaktifkan peran serta koperasi dalam rangka mempertinggi kualitas kehidupan manusia dan masyarakat
  • Memperkukuh perekonomian rakyat sebagai dasar kekuatan dan ketahanan perekonomian nasiaonal dengan koperasi sebagai saka gurunya
  • Mewujudkan dan mengembangkan perekonomian nasional yang merupakan usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan dan demokrasi ekonomi

Peranan Koperasi

  • Membantu anggota dalam upaya meningkatkan pendapatan
  • Memperluas kesempatan kerja
  • Membantu menyediakan barang dan jasa
  • Mendorong terwujudnya kehidupan demokrasi ekonomi
  • Meningkatkan penddidikan anggota
  • Meningkatkan taraf hidup rakyat

Kelebihan Dan Kekurangan Koperasi

Kelebihan Koperasi

  • Koperasi merupakan kegiatan usaha yang memberdayakan semua potensi anggota
  • Pertumbuhan koperasi memiliki prospek yang baik
  • Kekuatan koperasi mengakar dan menyebar menjadi suatu kekuatan ekonomi
  • Kemudian dalam mendapatkan modal usaha
  • Adanya nilai-nilai dan prinsip koperasi tidak terdapat dalam badan usaha lain

Kelemahan Koperasi

  • Kualitas sumber daya manusia masih rendah
  • Tingkat modal usaha yang terbatas
  • Banyak koperasi yang mengabaikan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga
  • Masih rendahnya perhatian pemerintahan terhadap perkembangan koperasi
  • Daya saing koperasi masih rendah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: