MEMBACA LAPORAN KEUANGAN UNTUK MENENTUKAN INVESTASI


sekretaris

Model Analisis Untuk Investor

Ada tiga tipe jenis investor, yaitu investor jangka pendek, menengah dan panjang

  • Analisis rasio keuangan

Investor jangka pendek dan menengah pada umumnya lebih tertarik mengetahui kondisi keuangan jangk pendek dan kemampuan perusahaan membayar deviden yang memadai. Rasio keuangan yang menjadi perhatian sebagai berikut :

Earning per share

Earning per share adalah jumlah laba yang didapat setiap lembar saham biasa atau umum selama periode akuntansi.

Price / earning ratio

Perhitungan sebaiknya menggunakan diluted earning pershare karena bersifat konservatif

Percentage of earning retained.

Dedvidend yield

Book value per share

Operating cashflow per share

Operating cashflow/cah devidend

  • Penilaian sekuritas

Investor jangka pendek , menengah maupun panjang mempertimbangkan berbagai faktor dari perusahaan terkait return, resiko yang dihadapi dan prospek di masa mendapang. Terdapat dua macam return, yitu normal return, adalah penggantian untuk menutup resiko ketidakpastian dan untuk menutup kerugian nilai waktu uang. Sedangkan abnormal return adalah kelebihan di atas kembalian atau penggantian normal return.

  • Capital market efficiency

Pasar afisien apabila semua informasi yang relevan dengan harga saham telah dicerminkan dalam harga-harga sekuritas tersebut atau semua informasi tersedia untuk semua informasi tersedia untuk semua pelaku pasar modal.

  • Strategi investasi

Apabila menggunakan pendekatan investasi aktif maka diperlukan beberapa analisis untuk menentukan harga pasar sekuritas sebenarnya. Jenis analisis tersebut adalah :

Analisis fundamental

Analisis teknikal

Market timing

Prediksi Kebangkrutan Usaha

Penyebab kebangkrutan

Faktor internal

  • Adanya manajeman yang tidak baik dan tidak efisien
  • Tidak seimbangnya antara jumlah modal perusahaan dengan jumlah utang pituang
  • Sumberdaya secara keseluruhan yang tidak memadai

Faktor eksternal

  • Faktor politik, ekonomi, sosial, dan budaya
  • Faktor pelanggan, pemasok, dan pesaing

Sumber informasi kesulitan keuangan

  • Analisis terhadap laporan arus kas untuk saat ini dan periode-periode mendatang
  • Analisis terhadap corporate strategy
  • Analisis laporan keuangan suatu perusahaan dengan teknik perbandingan dengan beberapa perusahaan lain

Model Prediksi Kebangkrutan

  • Model univariate

Model univariate adalah suatu model untuk memprediksi kebangkrutan atau kesulitan keuangan dengan anggapan bahwa faktor yang mempengaruhi variable dependen adalah variable independedn. Anggapan produk metode ini adalah distribusi variable perusahaan yang mengalami kebangkrutan secara sistematis berbeda dengan perusahaan yang tidak mengalammi kebangkrutan.

  • Model multivariate

Model multivariate mengasumsikan bahwa variable dependen dipengaruhi oleh lebih dari satu variable independen yang berinteraksi bersama-sama sehingga analisis antar variable dilakukan bersama-sama.

Analisis Pengaruh Inflasi

Beberapa terminologi yang perlu dikenal dalam analisis pengaruh inflasi adalah sebagai berikut :

  • Current replacement cost, adalah taksiran biaya untuk memperoleh aktiva terbaik yang tersedia untuk menggantikan fungsi aktiva yang dimiliki.
  • Current cost, sama dengan replacement cost hanya saja telah disesuaikan dengan nilai yang menguntungkan atau merugikan dari operasi aktiva tersebut.
  • Constant dollar accounting, adalah metode pelaporan elemen laporan keuangan adalam dolar yang mempunyai daya beli sama.

Apapbila tidak terjadi inflasi maka tidak akan ada perbedaan antara laporan berdasarkan historical cost dengan rupiah konstan. Penjelasan mengenai pengaruh perubahan harga pada laporan keuangan sebagai berikut :

  • Dari sudut pandang analisis jangka pendek, modal kerja dan current ratio naik, yang pada prinsipnya disebabkan persediaan yang lebih pada aktiva lancar.
  • Perusahaan yang mempunyai investasi yang besar pada aktiva tetap produktif akan mendapat pengaruh yang sangat material pada laporan yang disesuaikan.
  • Kesimpulannya profitabilitas perusahaan turun, dan posisi utang jangka panjang akan meningkat.
  • Perusahaan yang mempunyai proporsi utang yang besar dalam mendanai aktivanya akan mendapatkan pengaruh besar akibat inflasi.
  • Perusahaan yang mempunyai campuran aktiva produktif yang besar dan utang yang besar, akan memperoleh keuntungan bersih dari pelaporan kembali atau penyesuaian laporan keuangannya.
  • Laporan keuangan yang telah disesuaikan dengan kenaikan harga secara umum atau inflasi tidak akan merubah laporan arus kas.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: