THE FOCUS OF ATTENTION TO SELF


focus magnifying glass

Belajar dari seorang guru besar Psikologi di Ohio State University, Carl Rogers, yag dikenal sebagai pelopor dalam penyelidikan di bidang konseling dan psikoterapi, dan telah banyak memberikan dorongan ke arah penyelidikan mengenai sifat-sifat dari proses yang terjadi selama perawatan klinis. Salah satu dari pokok-pokok teori Rogers antara lain mengulas tentang self. Self yaitu bagian medan yang fenomenal yang terdiferensiasikan dan terdiri dari pola-pola pengamatan dan penilaian sadar daripada “I” atau “me”. Uraian teori rogers memperjelas posisi self jika dikaitkan dengan the focus of attention to self, di mana setiap orang ada dalam dunia pengalaman yang selalu berubah. Dunia pengalaman ini diartikan sebagai segala sesuatu yang terjadi pada diri organisme di suatu kondisi tertentu, termasuk proses-proses psikologis, kesan-kesan sensoris, dan aktivitas-aktivitas motoris. Jika setiap individu telah mampu memusatkan perhatian pada dirinya atau self atas pengalaman yang dialaminya maka akan memudahkan ia dalam mengarahkan potensi diri pada lingkugannya dan tanpa mengalami kesulitan yang berarti. Banyak orang percaya bahwa mempengaruhi hidup orang lain hanya dapat dilakukan oleh beberapa orang dari golongan elite, khususnya yang sangat berbakat. Namun, tidak sepenuhnya demikian karena orang biasa pun dapat memberikan pengaruh positif kepada kehidupan orang lain.

Kekuatan Dan Kelemahan Diri

Kekuatan yang terdapat pada diri kita secara psikologis berisi beberapa aspek, antara lain potensi diri, kemampuan dan keahlian diri, topologi diri, stabilitas emosi dan kepekaan diri, serta hal-hal apa saja yang data disarankan sebagai potensi yang dapat dikembangkan ke depan. Sebuah kekuatan dan kelemahan itu pada hakikatnya adalah sebuah potensi yang ada pada diri kita sebagai anugrah dari Allah SWT, tuhan Yang Maha Esa, dan hal itu tidak bersifat menetap karena ia dapat juga berubah sesuai dengan kematangan pribadi dan pegalaman diri, dalam berinteraksi sosial, baik di tempat kerja mupun di ligkungan tinggalnya. Kita sering menjumpai dalam kehidupan sehari-hari ada seorang yang memiliki kelebihan tertentu, tetapi ia tidak memiliki kelebihan yang dimliki oleh orang lain, begitu pula sebaliknya. Hal yang sama juga terjadi dalam hal kelemahan diri. Oleh karenanya, mengenal kelebihan dan kelemahan diri kita dengan jelas akan memudahkan kita dalam lebih meningkatkan kulitas diri kita serta berupaya untuk mengeliminasi segala kelemahan diri kita. Dengan demikian, dalam kaitannya tentang kekuatan dan kelemahan diri, diharapkan tiap-tiap individu dapat mengambil sebuah pelajaran yang bernilai. Ketika kita sudah mengetahui aspek-aspek yang menjadi kekuata diri kita maka sebaiknya terus dikembangkan dan dipertajam sehingga menjadi keunggulan diri yang dapat dikontribusikan demi kemajuan perusahaan tempatnya bekerja, serta untuk pengembangan diri menuju karier yang lebih baik.

Pengembangan Diri Efektif

Efektivitas dalam pengembangan diri bagi setiap orang tentu berbeda-beda dan sangat tergantung pada seberapa besar motivasi dan keyakinan diri untuk mealkukan perubahan. Selain itu, untuk mencapai diri yang efektif sejatinya setiap orang mampu untuk focus pada hal-hal yang penting untuk diprioritaskan. Focus terhadap hal-hal penting adalah salah satu aktivitas yang mengarah ada pengembangan diri efektif.

Waktu Di Tangan Anda

Waktu perlu diatur sebagai sesuatu yang penting melalui manajemen waktu. Menurut Stephen R. Covey dalam bukunya the 7 habits of highly effective people, dikatakan bahwa tiap generasi di bangun diatas generasi sebelumnya, masing-masing menggerakkan kita kearah pengendalian hidup kita yang lebih besar. Generasi pertama dapat dicirikan dengan catatan dan daftar periksa, sebuah upaya untuk memberi semacam pengenalan dan keterlibatan pada banyak tuntutan yang diajukan pada waktu dan energi kita. Generasi ketiga, menurut Covey, mencerminkan bidang manajemen waktu masa kini. Generasi ini menambahkan pada generasi-generasi sebelumnya gagasan penting tentang penetapan prioritas, penjelasan nilai, dan perbandingan nilai reatif aktivitas-aktivitas yang didasarkan pada hubungan mereka dengan nilai nilai itu. Namun demikian, menurutnya, muncul generasi keempat yang berbeda jenisnya, ayng mengakui bahwa “manajemen waktu sesungguhnya merupakan istilah yang tidak cocok. Tentangannnya adalah bukan untuk mengatur waktu, melainakan mengatur diri sendiri. Kepuasan merupakan fungsi dari harapan sekaligus realisasi. Harapan dan kepuasan terletak di dalam lingkaran pengaruh kita.

Tologlah Diri Anda Sendiri

Untuk menolong diri sendiri, kita harus focus melakukan sesuatu. Melakukan sesuatu itu berarti tidak pasif atau diam, tetapi secara dinamis, aktif bergerak (motion).

Ke Arah Mana Anda Menuju?

Menurut John C. Maxwell dalam sukses dibangun setiap hari, orang-orang selalu mempunyai dua bakat yang bertolak belakang ketika sampai pada pekerjaan mereka. Pertama, berusaha untuk memiliki. Kedua, hasrat menjadi. Apa yang diperoleh dan apa yag diberikan adalah dua arah yang berlawanan atau bertolak belakang. Itulah kenyataannya dalam hidup ini, bahwa dua arah bertolak belakang adalah sebuah pilihan, tetapi jika kita mampu memfokuskan diri pada satu diantara kedanya maka akan memudaahkan kita untuk menjawab arah mana yang akan dipilih dan diputuskan. Jika kita dihadapkan pada dua alternatif pilihan tentang arah atau jalan mana yang akan kita tempuh, sebagian orang sering mengalami kesulitan dalam memilih dan menentukan sikapnya, bahkan mengalami kesulitan pula dalam memutuskan pilihan mana yang menurutnya paling tepat. Faktor emosional masing-masing individu akan sangat berpengaruh dalam menentukan dan memutuskan pilihan. Seberapa besar seseorang mampu mengendalikan emosinya dan tetap stabil dalam kondisi apa pun maka akan menjadi parameter bahwa orang tersebut memiliki stabilitas dan kematangan diri dalam mengambil suatu keputusan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: