THE FOCUS OF ATTENTION TO FAMILY


Returning-our-Focus-to-Family-Relationships

Memusatkan perhatian pada keluarga adalah tindakan yang bijaksana. Kiranya itu senada dengan ungkapan : “rumahku adalah surgaku”. Untuk memahami lebih dalam tentang peran dan fungsi keluarga dalam lingkup kehidupan seseorang, kita dapat melihat bagaiman seseorang bertumbuh dan berkembang seiring dengan nilai yang terinternalisasi dan yang dibawanya sejak masih kecil. Terkait dengan proses “tumbuh dan berkembang” tersebut, kita dapat merujuk pada Elizabeth B. Hurlock, yang dalam teori “psikologi perkembangan”-nya memberikan klasifikasi tentang perkembangan pada setiap tahapan atau periode kehidupan manusia.

Focus kepada keluarga adalah bagian yang penting adri kehidupan kita. Dalam hal ini, orang tua diharap mampu menciptakan suasana yang penuh perhatian dan peduli antar sesama anggota keluarga (menciptakan hubungan yang harmonis). Keluarga adalah bagian terkecil dari kelompok masyarakat yang terbentuk oleh tatanan hidup bersama, dan dibangun oleh dua orang atas dasar komitmen dan kasih sayang serta berkembang melalui proses reproduksi sehingga bertambah menjadi beberapa anggota keluarga yang ada di dalamnya. Dalam satuan terkecil tersebut, setiap anggota keluarga memiliki peran dan tugasnya masing-masing. Selain sikap daling memperhatikan, sebuah keluarga tentunya mengharapkan setiap anggotanya memiliki sikap dan perilaku yang baik, di samping memiliki “kecantikan” secara fisik dan kecantikan secara psikis.

Penyesuaian Perkawinan Dan Keluarga

Proses penyesuaian dalam kehidupan berkeluarga, sebagai suami istri, semakin lama semakin tidak mudan dan penuh tantangan. Proses itu menjadi tidak mudah apabila salah seorang anggota keluarga, entah itu suami atau istri, menjadi “besar” dan kemudian gaya hidupnya pun berbeda sekali dengan pasangannya. Selama than pertama dan kedua perkawinan, pasangan suami istri biasanya masih harus melakukan penyesuaian satu dengan lainnya, entah itu terhadap keluarga besar atau terhadapa teman-teman dari sang suami atau istri. Penyesuai terhadap aspek yang berbeda dalam hidup sebagai suami istri harus dialkukan dengan cara berbeda sesuai dengan tingkat usia perkawinan mereka. PC Glick dalam journal of marriage & the family menjelaskan bahwa beberapa peristiwa memerlukan penyesuaian yang khusus. Menurutnya, dari sekian banya masalah penyesuaian diri dalam perkawinan, terdapat empat pokok yang paling umum dan paling penting bagi kebahagiaan perkawinan yaitu penyesuaian dengan pasangan, penyesuaian seksual, penyesuaian keuangan, dan penyesuaian dengan keluarga pihak tiap-tiap pasangan.

Penyesuaian Perubahan Psikologis

Peyesuaian terhadap perubahan secara psikologis dalam diri setiap individu berpengaruh pula dalam hal peran dan tugas masing-masing anggota keluarga. Sebagian orang percaya bahwa umumnya lingkungan keluarga adalah tempat yang paling nyaman di muka bumi ini karena di dalamya dipenuhi oleh orang-orang tercinta dan saling menyayangi. Namun, sebaliknya ada pula yang menganggap bahwa keluarga tidak lebih baik daripada penjara, tempat yang menakutkan, bahkan menjadi “neraka” bagi orang-orang di dalamnya. Keluarga yang serba berkecukupan umumnya ditandai dengan seorang ayah yang sukses dalam karier atau usaha dan memiliki jabatan yang tinggi sehingga Nampak selalu sibuk di kantor, aktif di berbagai komunitas pergaulan dan hobi. Sementara itu, sang bunda ternyata tidak kalah aktifnya dengan sang ayah. Anak-anak mereka juga demikian, tidak berbeda dengan kesibukan kedua orang tuanya. Sementara itu, pada keluarga yang serba kekurangan secara ekonomi juga dapat terjadi kondisi yang memungkinkan masing-masing anggota keluarga mangalami kesulitan dalam memusatkan perhatian di antara sesama anggota keluarga. Kondisi tersebut sungguh banyak terjadi dan mewarnai para keluarga di kota-kota besar. Masing-masing anggota keluarga kurang memiliki perhatian yang besar terhadap kondisi keluarganya, dan lebih sibuk di luar rumah karena pekerjaan, sekolahan, pergaulan, dan lainnya. Betapa besar pengaruh dari focus atau memusatkan perhatian pada keluarga tersebut sehingga banyak kisah nyata dari keluarga teman, sahabat, atau kerabat yang pernah saya dengar. Keseimbangan atara fisik dan psikis sangat besar pengaruhnya terhadap pertumbuhan dan perkembangan diri seorang anak dalam keluarganya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: