THE FOCUS OF ATTENTION TO CARRIER


career_change_v3

Penyesuaian Diri Terhadap Pekerjaan

Saat ini kita dapat melihat semakin banyak kaum perempuan, menikah atau lajang, yang memilih untuk bekerja di luar rumah. Beberapa dari mereka memilij bekerja karena ingin mengaktualisasikan bakat dan kemampuannya. Tetapi, tidak jarang juga yang bekerja karena faktor ekonomi. Alasan kedua ini tidak dapat dipandang sebelah mata, sebab tuntutan hidup di kota-kota besar sering kali para istri harus banting tulang bersama suami agar tetap dapat bertahan hidup. Dengan pilihan tersebut, perempuan kemudian ditantang untuk semakin memiliki kemampuan beradaptasi dan daya tahan tinggi, yang sejak lama identik dengan laki-laki. Secara khusus, tantangan yang dihadapi oleh kaum pekerja perempuan adalah persoalan diskriminasi dalam berbagai bentuknya. Menurut penelitian pakar psikologi dunia, 80% kegiatan seorang pekerja di perusahaan mengandalkan kecerdasan emosional., selebihnya menggunakan kecerdasan intelektual. Artinya, itu sangat tergantung pada kematangan emosi yang dimiliki oleh masing-masing individu.

Kesalahan Membangun Karier

Dalam buku rich dad poor dad yang ditulis oleh Robert T. Kiyosaki dan Sharon L. Lechter, C.P.A dikatakan “bekerja untuk belajar, jangan bekerja untuk uang”. Menyadari tidak mudahnya membangun SDM yang bervisi maju dan sejalan dengan perusahaan untuk jangka panjang, sistem yang baik dan canggih sekalipun tidak akan bisa menjadi parameter dalam membuat jenjang karier yang bagus bagi para karyawan di suatu perusahaan. Elizabeth B. Hurlock menjelaskan dalam buku psikologi perkembangan bahwa salah satu aspek mental yang sangat umum mempengaruhi kesalahan dalam karier seseorang adalah ketidakpuasan kerja. Aspek mental yang bersifat negatif ini dapat tumbuh subur disebabkan oleh teman yang bersikap sama di tempat kerja, terbatasnya waktu untuk bebas, atau pekerjaan yang membuat pekerja merasa seperti menggerakan roda penggerak dari mesin raksasa, lambatnya kesempatan untuk mengembangkan karier, dan sikap anti kerja yang dibawa sejak anak-anak sampai masa dewasanya. Menurutnya, di samping mempengaruhi prestasi kerja, ketidakpuasan dengan pekerjaan mempunyai banyak konsekuensi jangka panjang yang serius seperti :

  • Motivasi menjadi menurun sapai titik terendah
  • Pekerja mengungkapkan keluhannya
  • Akan timbul sikap tertentu terhadap kerja dan orang-orang yang mempunyai wewenang.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: