PEMBELAJARAN PADA ANAK USIA DINI


Gambar

Anak usia dini belajar dengan caranya sendiri. Bermain merupakan cara belajar yang sangat penting bagi anak usia dini. Beberapa hal yang hasrus diperhatikan dalam proses pembelajaran pada anak usia dini antara lain sebagai berikut.

Subjek Pembelajaran Adalah Anak

Selama ini anak-anak sebagai peserta didik hanya ditempatkan sebagai objek kegiatan pembelajaran. Tanpa memperhatikan potensi dan kemampuan anak dalam menyerap ilmu pengetahuan, pendidikan dilaksanakan secara monoton dan linier. Kita akan tahu apa yang akan terjadi pada diri anak. Anak akan tumbuh menjadi manusia yang tidak bisa berpikir multilinier. Pembelajaran yang hanya menekankan ketrcapaian materi tanpa memperhatikan kondisi mental, intelektual, dan psikis anak hanya akan sia-sia. Oleh karena itu, pembelajaran yang tepat untuk anak usia dini adalah menempatkan anak sebagai subjek pembelajaran, dengan memperhatikan kebutuhan dan kemampuan yang ada pada dirinya.

Belajar Dengan Cara Yang Menyenangkan

Ada satu hal yang sering dilupakan oleh orang tua dan para pendidik dalam memberi pembelajaran pada anak usia dini, yaitu metode yang digunakan. Kita sering melupakan bahwa dunia anak-anak adalah bermain yang serba merdeka dan menyenangkan. Oleh karena itu, metode yang harus kita terapkan dalam pembelajarana anak usia dini tidak boleh jauh dari dunia bermain.untuk memperoleh pembelajaran yang menarik dan menyenangkan, para guru dan orang tua harus kreatif dan inovatif. Mereka harus mampu menyajikan kegiatan pembelajaran yang mampu menarik rasa ingin tahu anak dan memotivasinya untuk berpikir secara kritis

Lingkungan Belajar Yang Kondusif

Salah satu factor yang sangat menentukan dalam pendidikan anak usia dini adalah lingkungan. Lingkungan yang baik, aman, dan menyenangkan bagi anak akan membuatnya betah dan asyik dalam mengikuti kegiatan pembelajaran.

Berorientasi Pada Perkembangan Anak

Untuk mengikuti pembelajaran anak usia dini ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh pendidik dan orang tua :

  • Tiap-tiap anak memiliki kekhasan sendiri-sendiri yang tidak bisa disamakan antara anak yang satu dengan anak lain
  • Kompetensi tiap-tiap anak harus dikembangkan secara optimal sesuai dengan potensinya.

Mengembangkan Keterampilan Hidup Anak

Keterampilan hidup bagi anak antara lain mengarahkan anak agar mampu menolong diri sendiri, disiplin, dan bisa bersosialisasi, serta memiliki bekal untuk melanjutkan jenjang pendidikan berikutnya. Kemampuan itu akan bisa tercapai apa bila sejak dini anak dipercaya untuk memaikan peran apa saja sesuai dengan tingkat perkembangannya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: