MENGENAL MASALAH PENYIMPANGAN SOSIAL


Gambar

RUMUSAN TENTANG PENYIMPANGAN SOSIAL

Penyimpangan social merupakan bentuk perilaku yang dilakukan oleh seseoang yang tidak sesuai dengan norma dan nilai social yang berlaku di masyarakat. Ukuran yang menjadi dasar adanya penyimpangan bukan baik atau buruk, benar atau salah menurut pengertian umum, melainkan berdasarkan ukuran norma dan nilai social suatu masyarakat. Berdasarkan sifatnya, ada penyimpangan positif dan negative. Penyimpangan positif ini terarah pada nilai social yang berlaku dan dianggap ideal dalam masyarakat serta memiliki dampak yang bersifat positif. Adapun penyimpangan bersifat negative berwujud dalam tindakan yang mengarah pada nilai social yang dipandang rendah dan dianggap tercela dalam masyarakat. Berdasarkan bentuknya, penyimpangan social terdiri atas penyimpangan primer dan sekunder. Penyimpangan primer merupakan penyimpangan social yang bersifat sementara dan biasanya tidak diulangi lagi. Penyimpangan sekunder merupakan penyimpangan social yang nyata dan dilakukan secara berulang-ulang bahkan menjadi kebiasaan. Penyimpangan individual atau personal adalah suatu perilaku pada seseorang dengan melakukan pelanggaran terhadap suatu norma pada kebudayaan yang telah mapan akibat sikap perilaku yang jahat atau terjadinya gangguan jiwa pada seseorang. Dari kasus yang sering terjadi di masyarakat, dirumuskanlah pendekatan untuk mencari solusi mengurangi penyimpangan social. Beberapa pendekatan yang dikenal adalah sebagai berikut :

  • Teori anatomi, teori yang berpandangan bahwa munculnya perilaku menyimpang adalah konsekuensi dari perkembangan norma masyarakat yang makin lama makin kompleks sehingga tidak ada pedoman jelas yang dapat dipelajari dan dipatuhi warga masyarakat sebagai dasar dalam memilih dan bertindak dengan benar.
  • Teori pengendalian, teori yang menyebutkan bahwa perilaku menyimpang pada dasaranya dipengaruhi oleh pengendalian dari dalam yang berupa norma-norma yang dihadapi dan pengendalian yang berasal dari luar, yaitu imbalan social terhadap konfromitas dan sanksi atau hukuman bagi masyarakat yang melanggar norma tersebut.
  • Teori reaksi social, teori yang berpendapat bahwa pembarian cap atau stigma sering mengubah perilaku masyarakat terhadap seseorang yang menyimpang.
  • Teori sosialisasi, teori yang menyebutkan munculnya perilaku menyimpang didasarkan dengan adanya ketidakmampuan masyarakat untuk menghayati norma dan nilai yang dominan.

PENYEBAB PENYIMPANGAN SOSIAL

  • Proses sosialisasi yang tidak sempurna atau tidak berhasil
  • Seseorang sejak masih kecil mengamati bahkan meniru perilaku menyimpang
  • Hasil sosialisasi nilai bagian kecil yang menyimpang
  • Pertentangan antar agen sosialisasi
  • Pertentangan antara norma kelompok dan nerma masyarakat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: