PERAN STRATEGIS KOPERASI SYARIAH DALAM PEMBANGUNAN USAHA MIKRO


Gambar

Problematika Usaha Kecil

Problematika rakyat di Indonesia yang terbesar saat ini pada masalah kemiskinan. Kemiskinan bersifat multidimensi, meliputi aspek social, budaya, bahkan agama. Beberapa permasalahan yang sering dihadapi oleh usaha mikro meliputi berikut ini

  • Aspek pemasaran
  • Aspek manajemen
  • Aspek teknis
  • Aspek keuangan

Penguatan Modal

Untuk meningkatkan produktifitas dan daya saing usaha kecil, salah satu factor penunjang yang penting adalah ketersediaan modal yang cukup. Kendala permodalan bagi umumnya pengusaha kecil, tidak mempu dipenuhi oleh perbankan modern. Oleh karena kebutuhan permodalan usaha menjadi problem yang mendesak, tidak sedikit pengusaha kecil dan sector informal mengambil jalan pragmatis. Meningkatnya produksi dapat berarti meningkatnya pendapatan masyarakat dan meningkatnya pendapatan dapt berarti meningkatnya kesejahteraan. Atas dasar peningkatan produktivitas tersebut maka tabungan juga akan mengalami peningkatan. Inilah titik awal kapitalisasi permodalan usaha kecil.

Prinsip Dasar LKMS BMT

Pada tataran idealitas, modal usaha yang digunakan untuk meningkatkan produktifitas, sebaiknya berasal dari milik sendiri. Sistem pembiayaan yang idela adalah bilamana terjadi hubungan timbale balik antara pemberi pembiayaan dengan penerima pembiayaan secara mutual. Lembaga pelayanan pembiayaan yang ideal harus mencerminkan prinsip social dan ekonomi. Cirri social BMT ditunjukkan dengan kepedulian lembaga tersebut dengan masyarakat di lingkungannya. Sedangkan cirri ekonomi BMT adalah menjadi motor penggerak roda bisnis lembaga tersebut. Dengan cirri tersebut, pemberian kredit juga harus mempertimbangkan aspek kekayaan usaha dan tingkat return yang diinginkan

Pemasalahan BMT

  • Kualitas SDI
  • Permodalan
  • Linkage program
  • Paying hukum
  • Kepercayaan
  • Alasan penting BMT
  • Penanggulangan kemiskinan harus dilakukan dengan cara berkjelanjutan
  • Proporsi terbesar orang miskin adalah pengusaha mikro
  • Kebutuhan terbesar pengusaha mikro adalah akses pada pelayanan keuangan
  • Bank tidak mungkin mampu langsung mencapai usaha mikro kecuali LKM
  • Rakyat sebenarnya memiliki potensi untuk mengembangkan lembaga keuangan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: