PRINSIP KOPERASI


Gambar

Prinsip bagi seseorang atau organisasi merupakan pedoman yang mendukung keberhasilan dalam perjalan hidup pada masa depan. Prinsip koperasi juga menjadi pedoman dalam menyelenggarakan kegiatan usahanya. Prinsip koperasi Indonesia dicantumkan dalam undang-undang nomor 25 1992 tentang perkoperasian yang dijabarkan dalam anggaran dasar dan anggaran rumah tangga. Menurut undang-undang tersebut, prinsip-prinsip koperasi Indonesia sebagai berikut :

  • Keanggotaan bersifat sukarela dan terbuka
  • Pengelolaan dilakukan secara demokratis
  • Pembagian sisa hasil usaha dilakukan secara adil sebanding besarnya jasa tiap-tiap anggota
  • Pemberian balas jasa terhadap modal
  • Kemandirian

Prinsip-prinsip koperasi seperti diuraikan di atas tidak lantas menyebabkan koperasi mengabaikan aktivitas lainnya. Koperasi sebagai unit usaha bersama juga perlu meningkatkan kualitas koperasi melalui pendidikan perkoprasian dan kerjasama antar koperasi.

Pendidikan Perkoperasian

Pendidikan perkoperasian merupakan hal penting dalam membina dan mengembangkan koperasi. Hal ini berkaitan dengan keberhasilan dan kegagalan koperasi yang ditentukan oleh tingkat kualitas anggota. Pelaksanaan pendidikan perkoperasian diartikan sebagai suatu keseluruhan proses pengembangan kemampuan dan perilaku sumber daya manusia secara dan terus menerus. Pendidikan perkoperasian memiliki tujuan sebagai berikut

  • Menumbuhkan aspirasi dan pemahaman anggota
  • Mengubah perilaku dan kepercayaan serta menumbuhkan kesadaran masyarakat
  • Mengembangkan rasa percaya diri, kemandirian, dan kesetiakawanan sosial antara anggota
  • Menjamin kesinambungan kepemimpinan
  • Mendorong kebijakan pemerintah

Kerja Sama Antarkoperasi

Perkembangan kpoerasi tidak bisa dilepaskan dari kerja sama antarkoperasi. Pola kerjasama antarkoperasi dapat dilihat dari aspek kelembagaan, komoditas, dan peran pemerintah dalam pengembangan kerja sama usaha koperasi. Dari aspek kelembagaan, kerjasama antarkoperasi bisaa berupa kejasama koperasi dalam berbagai tingkatan. Dari aspek komoditas, kerja sama koperasi dilakukan untuk menangani salah satu komoditas tertentu, berupa barang ataupun jasa. Sementara itu, pemerintah juga memiliki peran penting dalam membina koperasi melalui kerja sama program ataupun nonprogram

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: