FILOSOFI PANDAWA LIMA PADA JARI TANGAN


Gambar

  • § Jempol – Yudhistira

Sebagai kakak tertua yang menungi dan contoh sopan santun dalam kehidupan. Yudhistira adalah salah satu karakter yang nerimo, dalam arti Yudhistira adalah orang yang selalu menyatakan “silahkan “monggo”. Masyarakat Jawa juga selalu menggunakan jempol untuk menunjukkan arah atau menyatakan persetujuan.

  • § Jari Telunjuk – Bima

Sebagai raksasa, Bima dikenal sebagai orang yang lurus dan terus terang, walaupun keras dan apa adanya. Bahkan, dia hanya menggunakan bahasa Kromo Inggil hanya kepada gurunya, Dewa Ruci. Bima dikenal sebagai orang yang keras dan berusaha mengingatkan dengan galak. Masyarakat kita, jika memarahi orang atau mengingatkan orang, akan menggunakan jari telunjuk yang teracung. Hal tersebut merupakan simbolisme Bima yang sedang mengingatkan kesalahan kepada orang lain.

  • § Jari Tengah – Arjuna

Lelananging jagad (prianya dunia) yang dikenal sebagai impian setiap wanita. Dalam pewayangan India, Arjuna tidak digambarkan sebagai orang yang tampan sekali. Arjuna dikenal sebagai inpian setiap wanita karena mempu menyenangkan hati para wanita. Lewat keberanian, ketenangan, dan kecerdikannya, tepat sekali jika jari tengah yang disimbolkan sebagai Arjuna sebagai penyeimbang Pandawa.

  • § Jari Manis – Nakula

Sebagai kaka kembar dari Sadewa, nakula sebenarnya lebih tampan daripada Arjuna. Nakula juga merupakan symbol dari ketampanan, keindahan, dan keharmonisan. Oleh karena itu, cincin sebagai asesoris, dan sebagai lambing ikatan pernikahan diletakkan di jari manis, sesuai dengan sifat Nakula yang tampan, indah, dan harmonis.

  • § Jari Kelingking – Sadewa

Adik terkecil dan adik kembar dari Nakula, digambarkan sebagai wayang yang paling membawa kestabilan dan kebersihan. Bahkan di salah satu kisah, Sadewa adalah satu-satunya wayang yang mampu meruwat (membersihkan) Bhetari Durga untuk kembali kepada bentuk awal beliau (Dewi Uma). Jika dikembalikan ke fungsinya, hanya jari kelingking yang mampu membersihkan kotoran yang tersembunyi, seperti hidung dan telinga.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: